PTPN V Berantas Hama Sawit dengan Sycanus SP

PTPN V Berantas Hama
PTPN V melangsungkan produktivitas perkebunan kelapa sawit secara lestari dengan cara berantas hama sawit menggunakan Sycanus SP. Foto: Istimewa.

WartaNiagaPTPN V melangsungkan produktivitas perkebunan kelapa sawit secara lestari dengan cara berantas hama sawit yakni Ulat Pemakan Daun Kelapa Sawit atau UPDKS dengan Sycanus SP.

Sycanus SP merupakan musuh alami bagi hama UPDKS.

Sycanus SP ini merupakan temuan paling inovatif dari tiga karyawan milenial PTPN V, masing-masing Nava Karina, Ricardo Panjaitan, dan Andra Sumarno.

Bagi PTPN V, berantas hama sawit dengan Sycanus SP mampu membuat perkebunan kelapa sawit menjadi lestari dan produktivitasnya berkelanjutan.

Terhadap temuan Sycanus SP ini, Direktur PTPN V Jatmiko Santosa mengapresiasi.

Menurut dia, Sycanus SP adalah hasil inovasi tiga karyawan milenial PTPN V yang dihasilkan dari tangan-tangan kreatif sehingga menjadi solusi melawan potensi serangan hama secara alami.

Baca juga: Risiko ESG PTPN III Tahun 2023 Berkategori Low

“Penerapan perkebunan sawit secara lestari dan berkelanjutan melalui eco friendly selalu menjadi pilihan utama PTPN sejak lama.

Inovasi ini sangat luar biasa,” katanya pada Senin, 20 November 2023.

Sycanus SP merupakan temuan dari Natural Enemies Breeding House atau NB House.

Hasil temuan dari NB House ini juga telah diterapkan secara serentak di sepuluh PTPN yang mengelola komoditi perkebunan kelapa sawit di seluruh Indonesia.

Saat ini, konsep NB House yang berhasil menyabet juara pertama dalam Planters Innovation Summit PTPN V 2023 itu telah diterapkan dan dipraktikkan secara luas di berbagai anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara III (Persero).

Senior Executive Vice President Operation PTPN V Ospin Sembiring menambahkan bahwa NB House merupakan sebuah inovasi yang berangkat dari ide sederhana.

Baca juga: PTPN III Hibah Laboratorium ke IPB

“Namun dampaknya sangat luar biasa. Inilah yang disebut sebagai inovasi, yakni memberikan dampak positif secara efektif dan efesien,” jelasnya.

Nava Karina selaku salah satu penemu Sycanus SP menyebut, penelitian yang berlangsung di NB House untuk menemukan Sycanus SP memakan waktu selama 1 tahun.

Dia menerangkan bahwa penerapan Sycanus SP sebagai predator alami hama sawit tepat dilakukan karena bersifat ramah lingkungan.

”Dengan berkurangnya populasi hama, maka luas serangan hama akan berkurang sehingga upaya pengendalian dan penggunaan bahan kimia dapat dikurangi,” tuturnya.