4 Subholding Pertamina (Persero), Apa Saja?

4 Subholding Pertamina
Logo PT Pertamina (Persero). (Sumber Foto: https://www.pertamina.com).

WartaNiaga.IDPasca merger atau integrasi bisnis sektor hilirnya, PT Pertamina (Persero) kini masih memiliki 4 Subholding.

Inilah profil singkat 4 Subholding Pertamina:

1. Subholding Gas.
Subholding Gas dijalankan melalui PT PGN Tbk. dan melaksanakan kegiatan antara lain transmisi gas bumi, niaga gas bumi, pengadaan dan pemasaran Liquefied Natural Gas (LNG) ke pasar domestik dan internasional, Compressed Natural Gas (CNG), serta membawahi proyek-proyek infrastruktur gas, seperti pembangunan fasilitas regasifikasi LNG, jalur pipa gas, dan SPBG.

Di bawah Subholding Gas ini, PGN membawahi dua anak perusahaan Pertamina lainnya, yaitu PT Nusantara Regas dan PT Pertamina Gas.

2. Subholding Upstream.
Secara operasional, kegiatan bisnis hulu Pertamina berada di bawah Upstream Subholding yang dikelola oleh PT Pertamina Hulu Energi (PHE).

Kegiatan usaha Pertamina pada sektor hulu meliputi antara lain aktivitas eksplorasi serta produksi minyak, dan gas bumi, dengan cakupan seluruh wilayah kerja Pertamina di dalam maupun di luar negeri.

PHE dalam hal ini memimpin beberapa anak perusahaan Pertamina antara lain: PT Pertamina Hulu Rokan, PT Pertamina EP, PT Pertamina Hulu Indonesia, PT Pertamina EP Cepu, PT Pertamina Internasional Eksplorasi Produksi serta anak Perusahaan yaitu PT Elnusa Tbk, PT Pertamina Drilling Services Indonesia dan PT Badak NGL.

3. Subholding Downstream.
Pada 1 Februari 2026, terjadi
Penggabungan (Merger) 3 Subholding yang bergerak di Bisnis Hilir yaitu Subholding Refinery & Petrochemical (PT Kilang Pertamina Internasional), Subholding Commercial & Trading (PT Pertamina Patra Niaga) dan Subholding Integrated Marine & Logistics (PT Pertamina Internasional Shipping) hanya menjadi Satu Subholding yaitu Subholding Downstream di bawah kendali PT Pertamina Patra Niaga.

Langkah strategis Integrasi Bisnis Hilir sebagai wujud transformasi bisnis Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui penguatan operasional untuk memperkuat keandalan rantai pasok serta membangun sinergi hulu–hilir agar lebih tangguh dan efisien.

4. Subholding New & Renewable Energy.
Pertamina New & Renewable Energy merupakan subholding dari Pertamina yang bertugas untuk melaksanakan kegiatan seperti eksplorasi dan produksi sumber energi baru dan terbarukan (EBT) secara terintegrasi.

Cakupan usahanya meliputi eksplorasi dan operasi wilayah kerja geothermal, pembangkit listrik panas bumi, pembangkit listrik tenaga gas dan pengembangan energi baru dan terbarukan.

Beberapa inisiatif telah diwujudkan dalam penyediaan energi-energi bersih yang diimplementasikan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) dan lainnya.

Pertamina New & Renewable Energy mendapatkan mandat untuk melakukan transisi energi Pertamina sejak 2020. Pada tahun 2021, Pertamina New & Renewable Energy berupaya untuk mewujudkan transisi energi dengan cara berkolaborasi bersama berbagai mitra strategis, baik dengan antar subholding Pertamina, antar BUMN, maupun dengan mitra strategis lain untuk mewujudkan transisi energi Indonesia dan mencapai target net zero emission tahun 2060.

Dalam upaya untuk mewujudkan target tersebut, terdapat visi dan misi dari Pertamina New & Renewable Energy yaitu, Energizing People and Planet With Green Energy dan Leading Pertamina Energy Transition Towards Net Zero Emission.

Melalui pembentukan struktur baru ini (4 Subholding Pertamina), PT Pertamina (Persero) diharapkan akan semakin maju dan dapat mengembangkan seluruh lini bisnisnya berkelas dunia (global).

Demikianlah artikel singkat mengenai 4 Subholding Pertamina, semoga informasi ini bermanfaat bagi para pembaca. (*)

———————————————————–
* Tulisan ini dirangkum dari berbagai sumber, hasil penelusuran terbuka tim redaksi.