Lemang Penganan Khas Lampung Barat

Wartaniaga.id
Proses Pembakaran Lemang di Lampung Barat. Sumber Foto Pemkab Lampung Barat

WANI – Lemang Panganan gurih perpaduan ketan dan santan yang dihasilkan melalui proses pembakaran ini biasa nya disajikan pada saat-saat istimewa, seperti acara pernikahan, hari raya, dan lainnya.

Baca Juga : Sandiaga Uno Dorong Mahasiswa Jadi Lokomotif Kebangkitan Parekraf

Bagi masyarakat Lampung Barat, tradisi ‘Ngelemang’ bukan hanya sebatas kuliner semata. Ngelemang memiliki makna historis dan filosofi yang diimplementasikan dalam nilai-nilai Beguai Jejama (Bekerja Bersama/ Gotong Royong). Ya, budaya gotong royong menjadi bagian penting dalam proses produksi Lemang. Penyiapan bahan baku (adonan kue), pencarian bambu sampai proses pembakaran dilakukan secara bersama-sama.

Baca Juga : GenPI Kembangkan Ruang Terpadu Ramah Anak

Berdasarkan catatan WartaNiaga.ID tradisi Ngelemang tak hanya di Lampung Barat, di berbagai daerah lain pun, Lemang menjadi penganan khas yang selalu ada di berbagai perayaan acara-acara besar.

Suku Dayak menyajikan lemang dalam upacara adatnya. Suku Melayu dan Minangkabau menyediakan Lemang di perayaan Idul Fitri dan Idul Adha. Bahkan Lemang menjadi makanan orang asli Negrito yang ada di Kelantan dan suku Semai.

Namun seiring berjalanan waktu, modernitas perlahan mulai mengusur eksistensi Lemang. Westerniasi dan gempuran budaya pop pelan namun pasti melunturkan akar tradisi budaya ngelemang. Untuk itu, pelestarian Ngelemang menjadi satu hal yang pokok melalui edukasi yang di implementasikan dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga : Sambel Terasi Telur Puyuh Buat Lidah Menari

Menyikapi hal tersebut, Lampung Barat sebagai salah satu wilayah yang memiliki tradisi Ngelemang menjadikan Lemang sebagai kuliner wajib disemua acara pemerintahan disemua tingkatan. Bahkan, Rekor Muri pembakaran lemang terbanyak se indonesia berada di Lampung Barat.

Bahan baku dan cara memasak Lemang

A. Bahan Baku

1 kilogram beras ketan

1 liter santan kelapa

1 sendok the garam halus

1 tangkai daun pisang (daunnya saja)

2 batang buluh bamboo (bersihkan bagian dalam bamboo tersebut)

Baca Juga : Trip Gratis Labuhan Bajo dan Uang Puluhan Juta Rupiah

B. Cara Memasak

Cuci beras ketan terlebih dahulu, kemudian tiriskan.

Lalu tambahkan santan kelapa bersama garam ke dalam beras ketan yang telah dicuci tadi.

Setelah itu, siapkan bambu lalu lapisi bagian pinggiran dalam bambu dengan daun pisang

Kemudian tuangkan beras ketan yang telah diberi santan tadi sebanyak 3/4 dari bagian bambu, lalu tutupi bagian atas bambu dengan daun pisang.

Terakhir, siapkan api lalu bakar bambu yang sudah berisi beras ketan hingga matang.

Setelah lemang matang, keluarkan lemang dari bambu kemudian potong-potong lalu sajikan.