Karang Taruna Pesawaran Peringati BBKT 2022

Karang Taruna Pesawaran Peringati BBKT 2022
Karang Taruna Pesawaran bersama Forkopimda Kabupaten setempat menggelar acara menanam mangrove dalam rangkaian kegiatan BBKT 2022 di Desa Sidodadi, Teluk Pandan, Kamis (24/11). Foto: Rahmat Rusdiansyah

WartaNiagaKarang Taruna Pesawaran peringati BBKT 2022 (Bulan Bakti Karang Taruna) dengan sejumlah kegiatan sosial yang dipusatkan di Desa Sidodadi, Teluk Pandan, Kamis, 24 November 2022.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Pesawaran yang diwakili Kadis Sosial Pesawaran Razak, Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo, Sapma PP Pesawaran, KNPI, TAGANA, serta Ketua OKP Pesawaran lainnya.

Baca Juga: Karang Taruna Persepa Jaya Sparing Partner

Karang Taruna Pesawaran peringati BBKT 2022 dengan kegiatan membersihkan pantai, menanam mangrove dengan 1.000 pohon bakau, dan membagikan pohon buah durian dan alpukat sebanyak 1.000 batang.

“Kegiatan bersih pantai dan penanaman pohon untuk memantik kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan alam kita,” kata Ketua Karang Taruna Pesawaran, Nurul Azmi.

Dia berharap dengan adanya rangkaian kegiatan BBKT 2022 tersebut, bisa membangkitkan kesadaran masyarakat akan kebersihan alam.

“Karena apa yang kita tanam sekarang, bisa dinikmati bersama oleh kita, dan juga anak cucu kita kelak,” ujar dia.

Bupati Pesawaran yang diwakili Kepala Dinas Sosial Pesawaran, Razak, mengapresiasi penanaman kembali mangrove dan pembagian bibit pohon bagi warga.

Razak menuturkan kekhawatirannya tentang keadaan pegunungan di Pesawaran yang sudah mulai gundul.

“Saya sangat khawatir pegunungan kita yang sudah mulai gundul ini juga menjadi PR kita bersama untuk menjaga lingkungan serta alam kita,” kata dia.

Sementara, Kapolres Pesawaran Pratomo Widodo mengungkapkan kebanggaannya terhadap pemuda Karang Taruna Pesawaran yang masih perduli dengan lingkungan dan alam.

“Saya bangga bisa duduk bersama para pemuda Pesawaran yang masih sangat memperdulikan lingkungan, di tengah kemajuan zaman yang cuek terhadap kebersihan alam,” ujar dia.

Kapolres mengaku miris dengan masih banyaknya warga yang membuang sampah ke laut.

“Sangat mengotori dan merugikan para nelayan maupun kita semua,” kata dia.

Penulis: Rahmat Rusdiansyah