WartaNiaga.ID – Artikel opini edisi WANI kali ini, topik utamanya tentang Potensi Hilirisasi Buah Sukun Jika Diolah Menjadi Tepung Bebas Gluten di Lampung.
Hilirisasi Sukun, Kunci Putaran Ekonomi Miliaran Rupiah dari Lampung
Oleh: Mahendra Utama*
Produksi sukun Lampung yang mencapai 14.441 ton per tahun menyimpan potensi ekonomi luar biasa.
Sayangnya, komoditas ini cepat rusak (perishable) dengan umur simpan hanya sekitar tujuh hari.
Akibatnya, nilai jual buah segar relatif rendah. Solusinya adalah hilirisasi melalui diversifikasi produk.
Dengan mengolah sukun menjadi tepung bebas gluten, nilai tambahnya melonjak drastis.
Sebagai gambaran, jika separuh produksi diolah menjadi tepung (dengan asumsi penyusutan 70% akibat kadar air), akan dihasilkan sekitar 2.166 ton tepung sukun per tahun.
Di pasar modern, tepung bebas gluten memiliki harga jauh lebih tinggi, berpotensi menghasilkan nilai ekonomi puluhan hingga ratusan miliar rupiah.
Langkah ini telah dimulai oleh ibu-ibu PKK di Lampung Selatan melalui pelatihan pembuatan tepung dan cookies.
Untuk menggenjot ekonomi, diperlukan dukungan pemerintah dalam penyediaan alat pengering dan penggilingan, serta promosi produk lokal.
Dengan ekosistem hilirisasi yang kuat, Lampung tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi produsen pangan fungsional berkelas. (*)
——————————————————————*Penulis: Mahendra Utama adalah Pemerhati Pembangunan Asal Lampung.
















