Gerhana Matahari Hibrida Teramati dari Lampung

Gerhana Matahari Hibrida Teramati dari Lampung
Visibilitas Gerhana Matahari Hibrida 20 April 2023 di Provinsi Lampung. Sumber: BMKG

WartaNiaga – BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) melaporkan bahwa Gerhana Matahari Hibrida teramati dari Lampung.

Gerhana Matahari Hibrida diprediksi terjadi pada Rabu (20/4/2023) besok.

Namun, gerhana yang teramati dari Lampung adalah Gerhana Matahari Sebagian.

Secara umum, gerhana di Lampung akan dimulai pada pukul 09.30 WIB.

Puncak gerhana terjadi pada pukul 10.41 WIB, dan gerhana akan berakhir pada pukul 12.03 WIB.

Durasi gerhana yang teramati di Lampung rata-rata adalah 2 jam 28 menit.

Baca Juga: Gajah Sumatra ‘Ramadhani’ Dipasang GPS Collar

Gerhana Matahari Hibrida teramati dari Lampung di Bandar Lampung, Krui, Liwa, Blambangan Umpu, Kotaagung, Kotabumi, Pringsewu, Gedongtataan, Panaragan, Gunungsugih, Menggala, Metro, Wiraga Mulya, Sukadana, Kalianda.

BMKG menyebutkan sepanjang tahun ini akan terjadi empat kali gerhana yaitu:

1. Gerhana Matahari Hibrid (GMH) 20 April 2023 yang dapat diamati dari Indonesia.

2. Gerhana Bulan Penumbra (GBP) 5-6 Mei 2023 yang dapat diamati dari Indonesia.

3. Gerhana Matahari Cincin (GMC) 14 Oktober 2023 yang tidak dapat diamati dari Indonesia.

4. Gerhana Bulan Sebagian (GBS) 29 Oktober 2023 yang dapat diamati dari Indonesia.

Gerhana Matahari Hibrida terdiri dari dua tipe gerhana, Gerhana Matahari Cincin dan Gerhana Matahari Total.

Kemudian, terdapat tiga macam bayangan Bulan yang terbentuk saat Gerhana Matahari Hibrida, yaitu antumbra, penumbra, dan umbra.

Baca Juga: Biografi Erick Thohir Jadi Sumber Inspirasi

Di wilayah yang terlewati antumbra, gerhana yang teramati berupa Gerhana Matahari Cincin.

Sementara, di wilayah yang terkena penumbra, gerhana yang teramatinya berupa Gerhana Matahari Sebagian.

Kemudian di daerah tertentu lainnya yang terlewati umbra, gerhana yang teramati berupa Gerhana Matahari Total.