Desa Penyangga TNWK Produksi Pakan Ikan Ramah Lingkungan

Desa Penyangga TNWK Produksi Pakan Ikan Ramah Lingkungan
Masyarakat desa penyangga TNWK (Taman Nasional Way Kambas) Desa Rantau Jaya Udik II, Sukadana, Lampung Timur, mendapatkan pelatihan produksi pakan ikan ramah lingkungan pada 8-9 November 2022. Foto: Arsip Konsorsium JPP-Mitra Bentala

Kolam yang tercemar, lanjut dia, butuh proses pengolahan air.

“Karena kolam yang tidak baik akan merusak kualitas ikan yang ada, berat badan ikan tidak sesuai dengan kebutuhan,” kata Joko.

Dia memaparkan memaparkan kriteria pakan ikan ramah lingkungan bagi masyarakat desa penyangga TNWK.

Di antaranya harus mengandung gizi seimbang, mudah dicerna dan disukai ikan, stabil dalam air, ramah lingkungan, memacu pertumbuhan, dan menguntungkan.

“Perlu identifikasi bahan baku pakan ikan ramah lingkungan,” ujar dia.

Bahan baku produksi pakan ikan alternatif yang dimanfaatkan desa penyangga TNWK, jelas dia, harus tersedia secara kontinyu dan terjangkau.

“Bahan baku pakan tidak boleh bersaing dengan makanan manusia,” tegas Joko.

Manager Program, Rinda Gusvita, menyampaikan produksi pakan ikan ramah lingkungan di desa penyangga TNWK akan dimonitor dan dievaluasi.

“Penggunaan pakan ikan alternatif dapat meminimalisasi biaya dan juga mengoptimalkan potensi pakan di sekitar desa,” kata Rinda.

Biaya untuk kebutuhan pakan ikan, lanjut dia, merupakan pos terbesar yang mencapai 70 persen dari keseluruhan kebutuhan biaya dalam budidaya perikanan.

Baca Juga: Lampung Fair 2022 Pamerkan Hasil Pengamatan OAIL Itera

Dia berharap usaha di bidang perikanan dapat menjadi alternatif mata pencaharian masyarakat di sekitar TNWK.

“Sehingga mereka tidak lagi masuk ke dalam kawasan hutan dan masyarakat dapat berkontribusi dalam upaya pelestarian TNWK,” pungkas dia.