Dari 5 ikon Kota Siantar, Tugu Becak menjadi landmark Pematangsiantar.
Tugu Becak BSA (Birmingham Small Arms) biasa diplesetkan menjadi Becak Siantar Asli.
Meski Tugu Becak Kota Pematangsiantar diresmikan pada 2016 lalu, namun Becak BSA Siantar sudah tenar puluhan tahun sebelumnya.
BSA Kota Siantar terkenal sebagai transportasi publik khas daerah setempat, dan satu-satunya di Indonesia, mungkin juga di dunia.
Motor pabrikan Inggris dengan kapasitas mesin 350-500 cc sangat cocok dengan kondisi geografis Kota Siantar yang datar dan bergelombang.
BSA masuk ke Kota Siantar pada masa peralihan tentara Jepang ke tentara sekutu (Belanda-Inggris).
Mengabadikan momen perjalanan di ikon Kota Siantar ini menjadi bukti kesahihan bahwa wisatawan pernah berkunjung ke Pematangsiantar.
Tugu Becak Siantar diresmikan bertepatan pada HUT Ke-10 BSA Owner Motorcycles Siantar (BOMS).
Peresmian Tugu Becak Siantar pada 2016 lalu diawali dengan konvoi motor BSA bersama selebritis Indro Warkop dan BOMS.
Konvoi motor BSA tersebut berhasil mencatatkan rekor Muri (Museum Rekor Indonesia) sebagai konvoi BSA terpanjang dan terbanyak.
Arsitektur tugu moge (motor gede) yang sederhana dengan dominasi warna hitam, merah, dan putih, berlokasi di Jalan Merdeka Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar.
3. Pohon Natal
Pohon Natal Kota Siantar di Jalan Gereja diklaim sebagai pohon Natal tertinggi di Asia Tenggara.
Tinggi pohon Natal dari kerangka besi ini mencapai 39,5 meter dengan ribuan lampu hias warna-warni.
Pohon Natal tersebut dibangun tahun 1997 oleh Pemerintah Kota Pematangsiantar di atas lahan milik Huria Kristen Batak Protestan (HKBP).

Patung Dewi Kwan Im Vihara Avalokitesvara Kota Pematangsiantar merupakan patung tertinggi di Asia Tenggara.
Tinggi Patung Dewi Kwan Im yang mencapai 22,8 meter dengan berat sekitar 1.500 ton ini berhasil memecahkan rekor Muri pada tahun 2008.
Patung yang terbuat dari batu granit ini didatangkan langsung dari Cina pada tahun 2002-2005, dan diresmikan pada 15 November 2005.
Pohon Natal dan Patung Dewi Kwan Im ini semakin mengukuhkan Pematangsiantar sebagai kota paling toleran versi Setara Institute.
Patung Dewi Kwan Im di Vihara Avalokitesvara Jalan Pusuk Buhit, Kelurahan Kebun Sayur, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, selalu ramai dikunjungi wisatawan lintas agama.
Pengunjung tidak dipungut biaya untuk melihat keanggunan patung Dewi Welas Asih tersebut.
5. Taman Hewan Pematangsiantar
Taman Hewan Pematangsiantar (Siantar Zoo), masyarakat setempat menyebutnya Kebon Binatang, merupakan taman hewan terlengkap di Sumatera Utara.
Kebun binatang seluas 4,5 hektare ini dibuka pada tahun 1936 oleh Dr Coonrad dan memiliki koleksi ratusan ekor mamalia dan burung, 60 ekor reptil, serta pepohonan rindang berusia puluhan tahun.
Sebagai perintis, Siantar Zoo dibangun dengan konsep layaknya sebuah taman, bukan kebun binatang seperti kota lainya.
Taman Hewan Pematangsiantar berlokasi di Jalan Gunung Simanuk-manuk, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat.
Siantar Zoo memiliki koleksi hewan langka seperti Liger (Lion-Tiger). Spesias perkawinan silang singa dan harimau, koleksi itu merupakan satu-satunya di Indonesia.
Koleksi langka lainya adalah Siamang, Harimau Putih, dan Harimau Sumatera.
Baca Juga: Libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, 880 Ribu Kendaraan Tercatat Melintasi JTTS
















