Tahun 2024: PTPN I Regional 4 Tanam Tembakau Seluas 750 Hektar

PTPN I Regional 4
Aktivitas Pengelolaan Tembakau di PTPN I Regional 4 (dulu PTPN 10). (Sumber Foto: https://ptpn10.co.id).

Beberapa strategi akan dilakukan untuk mencapai target yang sudah dicanangkan. Baik di sisi on farm, penyediaan bahan dan barang kebutuhan sarana produksi akan dipercepat.

Juga ditunjang dengan kebutuhan sarana di gudang pengering. Selain itu, proteksi terhadap tanaman akan dilakukan secara intensif untuk menjaga dari serangan hama.

“Pengaturan pola tanam dan pola petik juga akan dilakukan, supaya dapat mengoptimalkan isian gudang pengering serta memaksimalkan monitoring yang dilakukan,” imbuh Subagiyo.

Manajemen juga akan melakukan monitoring hasil pengolahan tembakau melalui pra inspeksi bersama untuk mengecek kesesuaian dengan permintaan pasar. Sehingga dapat meminimalisir adanya rework dan reject oleh pembeli.

Baca juga: Selamat! Ahmad Siddik Badruddin Jabat Direktur Manajemen Risiko Pertamina

Sekedar informasi tambahan, bahwa mayoritas tembakau yang dikembangkan PTPN 1 Regional 4 (dulu PTPN X) adalah tembakau berkualitas ekspor untuk memenuhi kebutuhan pasar cerutu dunia.

Tembakau akan dijual ke produsen cerutu secara langsung tanpa melalui pedagang (trader). Selain pasar utama di Eropa dan Amerika Serikat, perseroan juga mulai melirik pasar di Republik Rakyat Cina yang terus berkembang seiring perubahan gaya hidup masyarakat.

Jenis tembakau yang dibudidayakan untuk cerutu adalah Tembakau Bawah Naungan (TBN), Voorstenlanden Bawah Naungan (VBN), Tembakau varietas Connecticut/FIK, Tembakau Sumatera/FIN dengan tingkat kualitas Natural Wrapper/NW, Light Painting Wrapper/LPW, Ready for Use/RFU, dan filler. Produk tembakau ini telah diakui kualitasnya oleh pasar manca negara. (*)