Cargill Indonesia memilih Kota Bandar Lampung sebagai kawasan proyek strategis kilang minyak kelapa sawitnya.
“Secara geografis Kota Bandar Lampung memang mumpuni, baik dari sisi suplai maupun ekspor dan sebagainya. Jadi, sangat mendukung,” kata dia.
PT Pacrim Nusantara Lestari Food selaku unit usaha Cargill Indonesia memasok minyak kelapa sawit mentah berkelanjutan untuk Amerika Utara dan Eropa.
“Cargill sudah punya portofolio di bidang sawit. Kami memiliki beberapa lahan perkebunan sawit dan kilang pengolahan minyak sawit,” jelas Hansen.
Proyek kilang kelapa sawit di Kota Bandar Lampung ini mendukung misi Cargill untuk menyediakan analisis atas rantai pasok kelapa sawit di tingkat lokal dan global.
Serta memperkuat posisi Cargill sebagai pemasok pilihan pelanggan untuk minyak kelapa sawit berkelanjutan.
“Proyek ini merupakan bagian dari supply chain kami untuk menambah nilai tambah produk yang sudah kami hasilkan ke pasar ekspor nantinya,” ujar Hansen.
Pemkot Bandar Lampung suplai air bersih untuk Cargill Indonesia yang membangun kilang minyak kelapa sawit di Srengsem, Panjang.
“Apa yang kami bangun di sini merupakan komitmen jangka panjang dari Cargill sebagai bagian masyarakat dunia yang bertanggung jawab. Berusaha memenuhi kebutuhan pangan dunia secara sustainable dalam jangka panjang,” pungkas dia.
Penandatanganan kerja sama antara Pemkot Bandar Lampung dan PT Pacrim Nusantara Lestari Food disaksikan Corporate Affairs Director at PT Cargill Indonesia, Arief Susanto, dan Pelaksana Tugas Direktur Utama Perumda Air Minum Way Rilau, Maidasari.
PT Cargill Indonesia Apresiasi Pemkot Bandar Lampung
Corporate Affairs Director at PT Cargill Indonesia, Arief Susanto, mengapresiasi Pemkot Bandar Lampung yang menyuplai air bersih bagi unit bisnisnya di Lampung, PT Pacrim Nusantara Lestari Food.
“Dan kami berharap infrastruktur lainnya tetap didukung oleh pemerintah daerah,” kata Arief.
Sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah daerah, lanjut dia, Cargill Indonesia melalui PT Pacrim Nusantara Lestari Food akan menyerap tenaga kerja dari kota setempat.
“Pilihan lokasi kita di Lampung menjadi dukungan kita bagi pemerintah daerah. Tentu ada penciptaan tenaga kerja, peningkatan ekonomi,” tutup Arief.
Baca Juga: Belanja Sedekah di Galeri UMKM Al Furqon Bandar Lampung
Tenaga Ahli Pemkot Bandar Lampung, Dr Yusdiyanto, mengapresiasi kontribusi Cargill di Lampung, khususnya Kota Bandar Lampung, yang telah bekerja sama dengan pemerintah daerah.
“Ini adalah wujud bahwa pemerintah kota terbuka dengan investor sepanjang mengikuti ketentuan. Pemerintah pasti akan membuka ruang selebar-lebarnya tanpa tebang pilih,” kata Yusdiyanto.
Dia mengatakan nilai investasi PT Cargill Indonesia di Lampung mencapai Rp2 triliun lebih dan terbesar di Asia.
“Investasi ini terkait dengan layanan pemerintah, sinergisitas pemerintah dengan pelaku usaha untuk meningkatkan perekonomian daerah, membuka lapangan kerja, menyerap tenaga kerja,” ujar Yusdiyanto.
















