Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan harapan besar terhadap realisasi produksi kebun tembakau di musim tanam tahun 2024 ini.
Menurutnya, bahwa PTPN I Regional 4 memiliki luas kebun tembakau mencapai 700 hektar, dengan 650 hektar di Jember dan 50 hektar di Klaten.
“Tahun ini harapan kami untuk produksi hijau bisa mencapai 17,5 ton per hektar, kemudian untuk kualitas diharapkan bisa naik ke angka 32 persen,” ujarnya.
Dia juga berharap peningkatan produksi dan kualitas ini akan jauh lebih tinggi dari tahun sebelumnya, meskipun harus menghadapi tantangan fenomena El Nino atau perubahan iklim La Nina.
Targetnya adalah mencapai peningkatan 150 persen dari hasil tahun lalu. “Semua sudah kita antisipasi dengan perbaikan drainase lahan, optimalisasi rumah TPN, dan pengolahan tanah. Hingga pengendalian hama penyakit yang telah disiapkan,” ungkapnya.
Febri Ari Marpaung juga menambahkan, bahwa tembakau saat ini memiliki nilai lebih, oleh karena itu, ia meminta para petani di kebun tembakau untuk mencapai target bersama dan memastikan kualitas NW 32 persen tercapai.
“Agar dari awal tanam hingga akhir bisa mencapai target yang diharapkan. Tentunya, kita harus belajar dari tahun sebelumnya,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Kebun Tembakau merupakan salah satu unit PTPN I Regional 4 dengan serapan tenaga kerja hingga ±15.000 orang.
















