Toyota Hardtop 1978 dan Memori Planter Tembakau Jember

Toyota Hardtop 1978 dan Memori Planter
Ilustrasi: OpiniMahe: Toyota Hardtop 1978 dan Memori Planter Tembakau Jember. (Sumber Foto: Dok. WANI).

WartaNiaga.ID – Simak artikel OpiniMahe edisi terkini, yang berjudul: Toyota Hardtop 1978 dan Memori Planter Tembakau Jember.

 

Toyota Hardtop 1978 dan Memori Planter Tembakau Jember
Oleh: Mahendra Utama*

 

Toyota Hardtop di Indonesia merujuk pada Toyota Land Cruiser FJ40 dan turunannya. Mobil 4×4 ini ikonik, tangguh di medan off-road, dan kini diburu kolektor.

Salah satu kolektornya adalah Dwi Aprilla Sandi, planter asal Jember yang pernah menjabat SEVP Operation PT Mitratani Dua Tujuh. Lahir di Bondowoso, 25 April 1976, ia menempuh S1 Pertanian UNEJ dan berkarier dari asisten manajer kebun PTPN X pada 2003 hingga GM pada 2019.

Dalam kajian budaya material, benda bukan sekadar alat, tetapi penanda identitas, memori, dan status sosial. Karena itu, Hardtop 1978 milik Pak Sandi tidak berhenti sebagai kendaraan; ia menjadi narasi biografis seorang planter.

“Koleksi mobil antik seperti ini mengingatkan masa kecil saya akan sosok mobil tangguh dan berkelas pada masa sekolah dasar dulu. Kebetulan ada yang jual dalam bentuk bahan, maka saya beli dan bangun secara bertahap,” ujarnya saat ditemui 2 Oktober 2026 pukul 14.15 WIB di Cafe Kopi, Perumahan Argopuro, Jember.

Ia membeli mobil tahun 1978 seharga Rp100 juta dalam bentuk bahan, lalu merestorasi hingga siap pakai dengan biaya Rp75 juta. Warna biru dipilih karena “melambangkan ketenangan, kepercayaan, stabilitas, kesetiaan, serta loyalitas.” Bagi Pak Sandi, hardtop adalah kendaraan planter yang siap tempur di segala medan. (*)
——————————————————————-
* Penulis: Mahendra Utama, Eksponen 98.