Dari India ke ASEAN, KKI Ikuti Jejak Skema Domestik Global

KKI Ikuti Jejak Skema Domestik Global
Ilustrasi: OpiniMahe: Dari India ke ASEAN, KKI Ikuti Jejak Skema Domestik Global. (Sumber Foto: Dok. WANI).

WartaNiaga.IDSimak artikel OpiniMahe edisi kali ini, yang berjudul: Dari India ke ASEAN, KKI Ikuti Jejak Skema Domestik Global.

 

Dari India ke ASEAN, KKI Ikuti Jejak Skema Domestik Global
Oleh: Mahendra Utama*

 

KKI di ASEAN: Belajar dari Tetangga

Di ASEAN, beberapa negara telah mengembangkan skema kartu domestik. Malaysia memiliki MyDebit sebagai alternatif kartu domestik yang lebih terjangkau.

Vietnam mengoperasikan NAPAS jaringan domestik yang bekerja sama dengan Mastercard untuk kartu berlogo ganda. Thailand memiliki ITMX dan TPN sebagai infrastruktur pembayaran domestik.

Menurut pengamat, Indonesia perlu belajar dari Malaysia, Singapura, dan Thailand yang telah memiliki sistem pembayaran dalam negeri sendiri, meskipun untuk transaksi internasional masih menggunakan jaringan global. KKI hadir melengkapi ekosistem yang telah dimulai dengan GPN (Gerbang Pembayaran Nasional) sejak 2019.

Skema Domestik di Negara Lain

Di luar ASEAN, praktik serupa telah terbukti sukses. India dengan RuPay (diluncurkan 2012) kini memiliki lebih dari 750 juta kartu beredar dan menjadi kartu resmi program pemerintah Pradhan Mantri Jan Dhan Yojana.

China dengan UnionPay berhasil “menjaga sebagian besar pasar kartu yang menguntungkan di bawah pengaruh lembaga keuangan domestik”.

Brazil memiliki Elo (2011) yang kini menjadi brand domestik terbesar ketiga setelah Visa dan Mastercard. Negara lain dengan skema serupa: Prancis (Cartes Bancaires), Australia (eftpos), Saudi Arabia (Mada), Bahrain (Benefit), dan Kuwait (KNET). Bahkan Rusia mengembangkan Mir menyusul sanksi pada 2014.

Posisi Indonesia di Peta Global

Indonesia telah masuk dalam kelompok negara yang memiliki skema kartu domestik, bersama India, China, Brazil, Rusia, dan Vietnam. KKI membuktikan Indonesia tidak lagi “cuma andalkan Visa cs”, melainkan mengambil jalur kemandirian sistem pembayaran langkah strategis di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian.

Kesimpulan

KKI mengikuti jejak sukses RuPay (India), UnionPay (China), dan Elo (Brazil), serta selaras dengan tren skema domestik di Malaysia, Vietnam, dan Thailand. Ini adalah langkah menuju kedaulatan sistem pembayaran nasional. (*)
———————————————————————
* Penulis: Mahendra Utama, Pemerhati Pembangunan.