Volume Penumpang di Terminal Rajabasa Diprediksi Naik

Volume Penumpang di Terminal Rajabasa Diprediksi Naik
Penumpang arus mudik Lebaran 2022 di Terminal Rajabasa, Kota Bandar Lampung. Foto: Josua Napitupulu

WartaNiaga – Volume penumpang di Terminal Rajabasa diprediksi naik di masa Angkutan Hari Raya Idufitri (AHRI)/Angkutan Lebaran 1444 H.

Baca Juga: Puncak Arus Mudik Lebaran Diprediksi 18-21 April

Pada tahun lalu, Posko Terminal Tipe A Rajabasa Angkutan Lebaran Tahun 2022 mencatat volume penumpang selama arus mudik dan arus balik sebanyak 38.039 orang.

“Perkiraan kami, yang masuk ke Rajabasa dibandingkan tahun kemarin, ada peningkatan 5-10 persen untuk tahun ini,” kata Kepala Terminal Tipe A Rajabasa, Marsusi, di Bandar Lampung, Jumat (7/4/2023) sore.

“Kami juga melihat pola perjalanan masyarakat banyak beralih,” lanjut dia.

Marsusi memperkirakan masyarakat akan banyak beralih menggunakan moda transportasi darat sebagai Angkutan Lebaran 2023.

Volume penumpang di Terminal Rajabasa diprediksi naik pada Lebaran 2023 sehubungan dengan dicabutnya kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat).

Baca Juga: DAMRI Tambah Kuota Tiket Angkutan Lebaran 2023

Presiden RI Joko Widodo resmi mencabut PPKM di seluruh wilayah Indonesia pada Jumat (30/12/2022) lalu.

Faktor lain yang menyebabkan tingginya potensi volume penumpang di Terminal Rajabasa adalah perekonomian yang semakin membaik, persepsi positif dari masyarakat pada penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2022 lalu.

Serta tidak adanya pembatasan atau larangan perjalanan di masa pra-endemi atau mendekati normal pasca pandemi Covid-19.

Namun, Marsusi mengatakan pihaknya masih menunggu petunjuk lebih lanjut terkait aturan teknis perjalanan di masa Angkutan Lebaran 2023.

“Kami masih menunggu arahan dari pusat. Tapi tetap kami anjurkan untuk menjaga protokol kesehatan karena korona masih ada atau tidak kan kami tidak tahu,” kata dia.

Kesiapan Terminal Rajabasa mengantisipasi naiknya volume penumpang di masa Angkutan Lebaran 2023.

“Kami melakukan rampcheck terhadap kendaraan AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) yang masuk ke Terminal Rajabasa,” kata Marsusi.

Petugas dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VI Provinsi Bengkulu dan Lampung memeriksa kelayakan armada transportasi umum di Terminal Rajabasa, Bandar Lampung.

Baca Juga: Pemudik Motor Dialihkan ke Pelabuhan Ciwandan Menuju Lampung

Uji kelayakan kendaraan Angkutan Lebaran 2023 ini mulai dilakukan pada 27 Februari sampai 14 April 2023 mendatang.

“Jadi, tanggal 15 April 2023 sudah tidak boleh lagi rampcheck kendaraan karena sudah memasuki masa Angkutan Lebaran,” jelas dia.

Bus AKAP yang lolos rampcheck, baik administrasi maupun teknis, akan ditempel stiker Angkutan Lebaran 2023.

“Untuk rampcheck kendaraan AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) kewenangannya ada di Dinas Perhubungan Provinsi Lampung dan sudah dilakukan dua hari kemarin,” ujar Marsusi.

Kemudian, untuk melayani penumpang arus mudik dan arus balik, Posko Terminal Tipe A Rajabasa Angkutan Lebaran Tahun 2023 direncanakan mulai dibuka pada 15 April 2023.

“Kalau di kalendernya pembukaan posko mulai tanggal 15 April. Tapi, kami masih menunggu arahan dari pusat,” kata dia.

Selain itu, untuk mengantisipasi lonjakan volume penumpang di Terminal Rajabasa, pihaknya juga melakukan perbaikan terhadap infrastruktur di terminal terbesar di Provinsi Lampung ini.

“Untuk fasilitas di Terminal Rajabasa kami melakukan penggantian lampu penerangan jalan. Semua kami ganti. Jalan-jalan yang bolong, kami lakukan penambalan,” ujar dia.

Namun, terkait tuslah atau kenaikan tarif Angkutan Lebaran 2023, pihak Terminal Rajabasa masih menunggu kebijakan dari pihak-pihak terkait.

Baca Juga: KAI Tanjungkarang Tutup Celah Buat Calo Tiket Mudik Lebaran

“Tuslah masih menunggu dari pemerintah pusat. Untuk bus AKAP dari kementerian, kalau AKDP ada dari Dinas Perhubungan Provinsi dan Organda. Kami belum mendapatkan tembusan suratnya,” pungkas Marsusi.