Di Balik Kepuasan Pelanggan, Infrastruktur Andal Pertagas Jadi Urat Nadi Energi Nasional

Infrastruktur Andal Pertagas
Ilustrasi: OpiniMahe: Di Balik Kepuasan Pelanggan, Infrastruktur Andal Pertagas Jadi Urat Nadi Energi Nasional. (Sumber Foto: Dok. WANI).

WartaNiaga.IDSimak artikel OpiniMahe edisi kali ini, berjudul: Di Balik Kepuasan Pelanggan, Infrastruktur Andal Pertagas Jadi Urat Nadi Energi Nasional.

 

Di Balik Kepuasan Pelanggan, Infrastruktur Andal Pertagas Jadi Urat Nadi Energi Nasional
Oleh: Mahendra Utama*

 

2.991 Km Pipa Gas, 605 Km Pipa Minyak, Satu Komitmen

Kepuasan pelanggan tidak mungkin tercipta tanpa fondasi infrastruktur yang kokoh. Pertagas mengoperasikan 2.991 kilometer pipa gas bumi dan 605 kilometer pipa minyak bumi, sebuah jaringan masif yang menjadi urat nadi konektivitas energi antardaerah.

Hingga Semester I 2026, penyaluran gas bumi mencapai 1.606 MMSCFD dan penyaluran minyak bumi 151.881 BOPD. Kinerja operasional yang impresif ini juga tercermin dari produksi LPG yang mencapai 479,78 ton per hari (6,5% di atas target RKAP) dan realisasi regasifikasi 163,27 BBTUD (13% di atas target).

Direktur Teknik dan Operasi Pertagas, Agung Indri Pramantyo, menegaskan bahwa keandalan infrastruktur adalah bentuk pelayanan paling nyata.

“Di balik setiap energi yang sampai kepada pelanggan, terdapat komitmen untuk menjaga keselamatan, integritas aset, dan kontinuitas penyaluran agar kebutuhan energi dapat terpenuhi secara aman dan berkesinambungan,” ujarnya.

Keandalan dan Keberlanjutan untuk Masa Depan Energi Bersih

Dalam perspektif Resource-Based View (Barney, 1991), infrastruktur pipa yang luas dan terintegrasi adalah strategic asset yang sulit ditiru dan menjadi sumber keunggulan kompetitif Pertagas.

Namun perusahaan tidak berhenti di situ. Pertagas terus memperkuat integritas infrastruktur dan mengoptimalkan jaringan untuk meningkatkan konektivitas sistem energi nasional.

Langkah ini semakin krusial di tengah transisi energi, di mana infrastruktur gas bumi tidak hanya memastikan ketersediaan energi tetapi juga mendukung penggunaan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Pada akhirnya, pelanggan tidak hanya membutuhkan energi yang sampai ke tempat tujuan. Mereka membutuhkan kepastian bahwa energi itu akan terus mengalir aman, andal, dan berkesinambungan.

Dan di situlah Pertagas menempatkan makna Hari Pelanggan Nasional 2026: bukan sekadar merayakan pelanggan, tetapi terus membangun kepercayaan bersama mereka.

Dengan kombinasi antara layanan yang responsif dan infrastruktur yang tangguh, Pertagas membuktikan bahwa kepuasan pelanggan bukanlah tujuan akhir, melainkan siklus perbaikan tanpa henti. (*)
—————————————————————–
* Penulis: Mahendra Utama, Pemerhati Pembangunan.