WartaNiaga.ID – Simak artikel OpiniMahe edisi terkini, yang berjudul: Automechanika Jakarta 2026, Gerbang Indonesia Menuju Hub Otomotif Asia.
Automechanika Jakarta 2026, Gerbang Indonesia Menuju Hub Otomotif Asia
Oleh: Mahendra Utama*
Untuk pertama kalinya dalam sejarah lebih dari 50 tahun, Automechanika pameran komponen otomotif terbesar dunia digelar di Indonesia.
Jakarta menjadi negara ke-15 penyelenggara dan kota kedua setelah Frankfurt yang menjadi tuan rumah seri ini.
Ajang bertaraf internasional ini menghadirkan 339 peserta dari dalam dan luar negeri dengan luas pameran 20.800 meter persegi.
Pengakuan Global atas Posisi Strategis Indonesia
Wamenperin Faisol Riza menekankan makna strategis penyelenggaraan ini. “Hari ini adalah momen bersejarah. Hal ini menunjukkan bahwa industri otomotif global kini memandang Indonesia secara berbeda,” ujarnya.
Chairman GIAMM Yusak Kristian Solaeman menambahkan bahwa pameran ini menghubungkan pemain industri lokal dan internasional untuk eksplorasi peluang baru dalam rantai pasok global.
Elektronifikasi dan Peluang Industri Komponen
Di tengah transisi menuju kendaraan listrik, industri komponen nasional tetap memiliki prospek cerah.
Yusak menilai penetrasi EV memiliki batasnya dan tidak akan menggantikan ICE secara total dalam waktu singkat. Komponen hybrid dan aftermarket tetap menjadi segmen yang menjanjikan.
Kementerian Perindustrian mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga di 5,29 persen pada kuartal II 2026, dengan industri manufaktur nonmigas tumbuh 5,32 persen.
Hilirisasi dan Arah Kebijakan Strategis
Kebijakan hilirisasi yang digagas Presiden Prabowo Subianto menjadi fondasi penting. Industri otomotif dianggap bagian integral dari strategi hilirisasi yang berdampak pada peningkatan keterampilan tenaga kerja dan penerimaan negara.
Presiden Prabowo bahkan menargetkan produksi massal sedan listrik pada 2028 dengan TKDN menuju 80 persen.
Apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo Subianto dan Wamenperin Faisol Riza atas visi yang menjadikan Indonesia bukan hanya pemain, melainkan pemimpin industri otomotif global. (*)
———————————————————-‐———-
* Penulis: Mahendra Utama, Pemerhati Pembangunan.
















