WartaNiaga.ID – Simak artikel OpiniMahe edisi terkini, yang berjudul: MotoGP Mandalika 2026: Mesin Penggerak Ekonomi Baru Lombok.
MotoGP Mandalika 2026: Mesin Penggerak Ekonomi Baru Lombok
Oleh: Mahendra Utama*
Perputaran Ekonomi Triliunan Rupiah
Gelaran MotoGP Mandalika 2026 yang berlangsung 9-11 Oktober mendatang diproyeksikan menciptakan perputaran ekonomi hingga Rp5 triliun bagi Nusa Tenggara Barat. Target ini bukan tanpa dasar.
Pada penyelenggaraan 2025, ajang ini tercatat menghasilkan multiplier effect nasional sebesar Rp4,96 triliun dengan melibatkan lebih dari 600 UMKM dan 3.000 tenaga kerja lokal.
Teori multiplier effect dalam ekonomi pariwisata menjelaskan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan wisatawan akan berputar beberapa kali dalam perekonomian lokal, menciptakan dampak berganda yang jauh melampaui nilai awal.
Okupansi Hotel Menembus 100 Persen
Dampak langsung terlihat pada sektor akomodasi. Okupansi hotel di kawasan utama sekitar Sirkuit Mandalika telah mencapai 100 persen, sementara rata-rata okupansi di Lombok menyentuh 75 persen.
Lonjakan ini merambah ke daerah penyangga seperti Lombok Barat, di mana hotel-hotel di Senggigi diprediksi penuh.
Kepala Disparekrafpora Lombok Barat, Agus Gunawan, optimistis: “Kalau di Lombok Tengah sudah penuh, pasti sebagian tamu akan bergeser ke kita”.
Peningkatan frekuensi fast boat dari 3 menjadi 14 trip turut memperkuat konektivitas wisatawan.
Nation Branding dan Sport Tourism
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan bahwa MotoGP bukan sekadar olahraga:
“Pertamina Grand Prix of Indonesia bukan sekadar olahraga, tetapi momentum untuk memperkuat nation branding Indonesia, memperkuat posisi Mandalika, Lombok, dan NTB sebagai destinasi sport tourism kelas dunia”.
Apresiasi setinggi-tingginya patut diberikan kepada Presiden Prabowo Subianto yang menjadikan sport tourism bagian dari RPJMN, serta Danantara yang untuk pertama kalinya mendukung penuh penyelenggaraan ini melalui sinergi lintas BUMN. (*)
‐—-‐–‐———————————‐—‐—————–
* Penulis: Mahendra Utama, Pemerhati Pembangunan.
















