Airlangga Hartarto Kunjungi Pelaku UMKM Ikan Asin

Wartaniaga.id
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto didampingi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana saat kunjungan ke UMKM Ikan Teri Asin di Pulau Pasaran. Foto Biro Adpim.

WANI – Menko Perekonomian Airlangga Hartarto kunjungi pelaku UMKM ikan asin di Pulau Pasaran, Kelurahan Kota Karang, Bandar Lampung, Sabtu (12/02).

Dikutip dari lampungprov.go.id, diketahui sebelumnya populasi penduduk di Pulau Pasaran berprofesi sebagai nelayan dan pengolah ikan asin, khususnya ikan teri asin.

Masyarakat yang menekuni industri rumahan ikan asin di Pulau Pasaran berjumlah sekitar 765 orang. Mayoritas adalah ibu rumah tangga yang berasal dari luar Pulau Pasaran.

Untuk produksi Ikan Teri asin disini kurang lebih sebanyak 3 ton/bulan untuk setiap pengolah, sehingga produksi totalnya diperkirakan sebanyak 120-150 ton/bulan atau sekitar 1.140 ton/tahun.

Ada beberapa jenis yang diproduksi yaitu teri nasi super, teri nasi biasa, teri buntiau, teri rc, teri jengki, dan teri katak.

Harga jual yang termahal yaitu ikan teri nasi super senilai Rp120 ribu/kg sampai termurah yakni ikan teri katak senilai Rp50 ribu/kg. Produk tambahannya adalah cumi asin dan ikan tanjan.

Dalam hal pemasaran ikan teri asin tersebut, sebanyak 50% hasil produksi dipasarkan ke DKI Jakarta, sebanyak 30% ke wilayah di Medan, Padang, Jambi, dan sekitarnya, kemudian sebanyak 10% ke wilayah di Karawang, Cianjur, Bandung, dan sekitarnya, serta 10% ke pasar lokal di Lampung.

“Saya berharap usaha pengolahan ikan asin di Pulau Pasaran ini akan semakin berkembang, sehingga akan berkontribusi lebih besar kepada produksi ikan asin di Indonesia. Untuk kualitas sebaiknya juga dapat semakin ditingkatkan agar menjadi pilihan ikan asin utama di negara ini,” ujar Menko Airlangga. 

Airlangga meminta warga untuk jangan lengah terhadap Covid-19 karena ada varian baru omicron dan terus menerapkan protokol kesehatan serta melakukan vaksinasi.

“Jaga kesehatan, jangan lupa pakai masker,” katanya.