Transformasi Ekonomi Lampung: Peran Strategis Sektor Properti

Transformasi Ekonomi Lampung
Ilustrasi: OpiniMahe: Transformasi Ekonomi Lampung: Peran Strategis Sektor Properti. (Sumber Foto: Dok. WANI).

WartaNiaga.IDSimak artikel OpiniMahe edisi terkini, yang berjudul: Transformasi Ekonomi Lampung: Peran Strategis Sektor Properti.

 

Transformasi Ekonomi Lampung: Peran Strategis Sektor Properti
Oleh: Mahendra Utama*

 

Hilirisasi dan Peluang Properti

Pemprov Lampung tengah menyiapkan transformasi ekonomi dari berbasis komoditas mentah menuju hilirisasi industri. Gubernur Mirza mengungkapkan bahwa sektor industri saat ini masih berada di kisaran 16 persen dan ke depan pemerintah akan mendorong pengolahan komoditas di dalam daerah.

“Dalam 2–3 tahun ke depan, kami targetkan hampir seluruh komoditas unggulan Lampung sudah bisa diolah di dalam daerah. Ini akan membuka peluang besar bagi sektor properti,” jelasnya.

Pariwisata dan Pendidikan sebagai Pilar

Selain hilirisasi, sektor pariwisata dan pendidikan menjadi pilar pertumbuhan ekonomi yang tidak terpisahkan dari kebutuhan properti.

Kunjungan wisatawan ke Lampung melonjak signifikan dari 17 juta pada 2024 menjadi 27 juta pada 2025.

Namun, tantangan masih ada pada rendahnya lama tinggal wisatawan yang baru mencapai 1,3 hari.

Di sinilah peran properti menjadi krusial menghadirkan fasilitas pendukung agar wisatawan tinggal lebih lama dan meningkatkan belanja mereka.

Di sektor pendidikan, terjadi kenaikan hingga 25 persen pendaftar perguruan tinggi, yang berdampak pada kebutuhan hunian di kawasan perkotaan seperti Bandar Lampung dan Metro.

Kolaborasi Pemerintah dan Pengembang

Ketua Umum DPP REI Joko Suranto menyatakan kesiapan pihaknya mendukung program pemerintah daerah, termasuk mengatasi backlog perumahan yang mencapai sekitar 270 ribu unit.

Berdasarkan riset REI bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, setiap investasi di sektor perumahan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.

Gubernur Mirza mengajak REI untuk terlibat langsung dalam perencanaan kawasan terpadu yang mengintegrasikan industri, pariwisata, dan permukiman.

“Kami ingin REI menjadi mitra strategis dalam mendesain kawasan pertumbuhan baru di Lampung,” pungkasnya.

Kesimpulan

Dengan pendekatan terpadu hilirisasi, pariwisata, pendidikan, dan perumahan Lampung berpotensi menciptakan ekosistem pertumbuhan yang berkelanjutan.

Sektor properti bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi bagi transformasi ekonomi daerah yang inklusif dan berdaya saing. (*)
—————–‐————————————————
* Penulis: Mahendra Utama, Pemerhati Pembangunan.