Tim Jalin Kunjungi Yogyakarta di Jogyakarta National Museum

Wartaniaga.id
Tim Jalin Kunjungi Yogyakarta di Jogyakarta National Museum. Foto Miftahudin Mulfi

Salah satu pengurus komunitas PAIJO, Eko Nuryono menyampaikan ada baiknya semua komunitas saling memberi dukungan di media sosial.

“Mengangkat berbagai day tarik wisata, kita bisa saling mention akun instagram. Kalau Jogja bisa mention akun @visitingjogja,” ujar Eko.

“Jangan pelit mention, saya yakin personil di lapangan yang mencari konten masih kurang. Kalau foto teman-teman kurang, mention aja. Biar kita punya bahan untuk diposting,” pungkasnya.

Salah seorang anggota Kompasianer Jogja, Ko In, pun setuju dengan yang disampaikan Eko.

“Kita bisa melihat sudut berbeda saat berburu konten. Serta terus menerapkan etika saat berburu berita,” kata Ko In.

Senada dengan yanng lain, Ketua Umum GenPI Nasional mbak Jhe menyatakan komunitas bisa saling terbuka dan mendukung soal pariwisata.

“Kiat semua memiliki media, sebetulnya sangat terbuka untuk bekerjasama dalam hal promosi wisata dan lain-lain,” kata Jhe.

“Harapannya, melalui GenPI, kita bisa lebih berkolaborasi ke depannya,” lanjutnya.

Wartaniaga.id
Tim Jalin Kunjungi Yogyakarta di Jogyakarta National Museum. Foto Miftahudin Mulfi

Menurut Jhe, kolaborasi itu penting dilakukan untuk mewujudkan pariwisata Yogyakarta yang semakin maju.

Baca Juga : GenPI Ajak Komunitas Bandung Gaungkan Berwisata 

“Dan bisa menelurkan kembali desa-desa pariwisata yang ada menjadi desa terbaik. Seperti yang telah didahului Desa Klangeran yang terpilih menjadi desa terbaik versi UNWTO,” kata Jhe.