Tim JALIN Komunitas Bertandang ke Kota Surabaya

Wartaniaga.id
Tim JALIN Komunitas Bertandang ke Kota Surabaya. Foto Andik Hermawan

Koordinator Tim JALIN, Ghera Nugraha mengatakan, mengutip bahasa Sunda kuno “Hana nguni hana mangke, tan hana nguni tan hana mangke” .

“Tak ada dulu, tak ada pula sekarang.” Ghera mengartikan.

Salah seorang perwakilan komunitas Suroboyoku, Dimas, mengatakan hal ini lah yang terus dijaga oleh komunitasnya.

“Kami membawa tamu untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Surabaya. Seperti Hotel Majapahit, alun-alun bawah tanah, balai pemuda Surabaya, Jembatan Surabaya hingga air mancur,” terang Dimas.

Dua tahun pandemi membuat kegiatan jadi lebih sulit dilakukan. Pun, bila harus ke lokasi-lokasi tersebut di atas, diperlukan izin khusus.

Wartaniaga.id
Tim JALIN Komunitas Bertandang ke Kota Surabaya. Foto Andik Hermawan

Kolaborasi juga muncul dari komunitas Local Guide Surabaya yang fokus pada pengenalan destinasi-destinasi agar bisa diakses dengan tepat oleh calon pengunjung.

“Kuliner terkini, cafe, destinasi-destinasi baru kita up semua di Local Guide. Agar tempat tersebut lebih dikenal dan mudah diakses pengunjung” ujar Fahmi perwakilan komunitas.

Fahmi yang juga seorang influencer, dalam kesempatan ini, turut serta memberi masukan-masukan bermedia sosial.

Baca Juga : Tim Jalin Kunjungi Komunitas di Solo Raya 

“Kalau kita memanfaatkan media sosial dengan maksimal bisa memberikan banyak keuntungan. Dalam hal ini bisa mengangkat berbagai daya tarik wisata yang dimiliki Kota Surabaya,” Kata Dimas.