Pulau Pahawang Oke Tapi Akses Jalannya Sempit dan Berlubang 

Pulau Pahawang Oke Tapi Akses Jalannya Sempit dan Berlubang 
Pulau Pahawang mulai ramai dikunjungi wisatawan pasca Lebaran 2022 pada Senin (16/5). Foto: Josua Napitupulu

Terkesan Dunia Bawah Laut Pahawang

Fitrah sangat terkesan dengan dunia bawah laut Pulau Pahawang. Banyak perubahan yang dia temukan, khususnya saat foto bersama ikan laut clownfish yang pernah tenar lewat film Finding Nemo di tahun 2003.

“Dunia bawah lautnya bikin kita selaku ingin balik ke sini, oke soalnya. Apalagi kalau bisa foto sama Nemo, beda banget,” kata dia.

Pulau Pahawang menawarkan 12 spot foto bawah laut dengan berbagai jenis ikan dan terumbu karang. Namun waktu menginap yang hanya dua hari satu malam bagi Fitrah dan teman-temannya tidak cukup untuk menyelami seluruh spot tersebut.

“Kayaknya rasanya kurang karena baru mengunjungi satu spot sementara spotnya banyak,” ujar dia.

Selain terkesan dengan terumbu karang yang masih terjaga, Fitrah juga terkesan, bahkan heran, dengan harga makanan yang menurut dia cukup murah untuk ukuran sebuah pulau yang terpisah jauh dari daratan.

Kapal penyeberang dari Dermaga 1 Ketapang menuju Pulau Pahawang membutuhkan waktu sekitar 45-60 menit dalam kondisi cuaca bagus.

“Biasanya kalau kita di tengah laut lebih mahal ya, ini jauh beda. Makanya kita borong semua kemarin, pop mie dan makanan ringan, stok warung sampai enggak ada lagi,” tutup dia.

Rekan satu perjalanannya, Suyanto, menyampaikan hal senada. Pria asal Lubuklinggau, Sumatra Selatan, baru kali pertama mengunjungi Pulau Pahawang.

“Tahu Pahawang dari teman-teman, katanya pulaunya bagus, memang kenyataannya bagus sih,” kata dia.