“Sehingga hal-hal yang mengarah pada bahaya bisa terdeteksi sedini mungkin,” demikian ujar Tumbas Ginting.
Sementara itu, Laurentius ST. Gomo Tumanggor juga menyampaikan, harapannya karyawan bisa memahami tentang Manajemen Risiko.
Sehingga bisa melaksanakan aktivitas pekerjaan berjalan sesuai prosedur, sebab hal ini adalah titik awal untuk membangun PT Mitratani Dua Tujuh yang lebih baik.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan apresiasinya kepada PT Mitratani Dua Tujuh, karena sebagai anak perusahaan pertama di lingkup PTPN I, yang berinisiatif untuk menyelanggarakan In House Training Manajemen Risiko.

“Harapan kami seluruh karyawan bisa mengindentifikasi risiko-risiko yang mungkin terjadi dan bagaimana cara menghadapinya,” harap Laurentius ST. Gomo.
Baca juga: PT Mitratani Dua Tujuh Jember Raih Penghargaan dari BPS Jawa Timur
Kegiatan pelatihan internal Manajemen Risiko ini diawali dengan tahapan Pre Test, yang diikuti oleh seluruh peserta. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi manajemen risiko. Juga dilakukan studi kasus dalam proses bisnis yang kemungkinan akan terjadi.
Secara simbolis, acara ini ditutup oleh Tumbas Ginting beserta jajaran Board of Management PT Mitratani Dua Tujuh.
Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, kepada 5 peserta dengan nilai Post Test tertinggi, perusahaan memberikan penghargaan. (*)
















