“Tidak berhenti disitu, kami sedang finalisasi serangkaian proses tahap akhir untuk beberapa proyek yang siap dioperasikan di 2024 ini, seperti PLTS Kilang Balongan, PLTS Kilang Dumai, PLTS Kilang Cilacap, PLTS di fasilitas Pemasaran Pertamina, dan tentunya PLTGU Jawa-1 Unit 1. Semua kita optimalkan demi terciptanya ekosistem energi bersih di Indonesia,” ungkapnya, dikutip dari laman kabarbumn.com, pada kamis (4/1/2023).
Dicky Septriadi melanjutkan, bahwa kinerja operasional yang baik ini, juga didukung oleh kinerja HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) yang cemerlang, di mana total jam kerja selamat mencapai 17.970.302 dan tanpa fatalitas.
Bahkan di tahun 2023, kata Dicky menambahkan, bahwa Pertamina NRE berhasil melaksanakan berbagai kerjasama strategis dalam industri hijau. Diantaranya, kerjasama komersial dengan Perhutani dalam Project Nature and Ecosystem Based Solutions (NEBS) untuk konsesi Semamu, kerjasama dalam pengembangan Green Hydrogen dan Green Amonia, kerja sama proyek uji coba kendaraan listrik dengan Pertamina Patra Niaga (PPN) dan Honda.
Capaian kinerja operasional lainnya yaitu melantainya PT PGE Tbk di bursa saham dengan kode emiten PGEO, pada (25/2/2023). PT PGE Tbk juga berhasil memenangkan proyek pengelolaan wilayah kerja panas bumi Way Ratai bekerja sama dengan Chevron, disusul dilaksanakannya GroundBreaking PLTP Lumut Balai unit 2 berkapasitas 55 MW di Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan.
Hal membanggakan lainnya adalah keberhasilan Pertamina NRE menjadi penjual kredit karbon pertama, pada saat peluncuran bursa karbon (IDXCarbon), yang telah diresmikan Presiden RI Joko Widodo, pada (26/9/2023), yang lalu.
“Kinerja positif ini semua berkat kerja tanpa lelah dari keluarga besar Pertamina NRE group dan tentunya dengan dukungan dari para pemangku kepentingan terkait. Selain dari sisi capaian operasional, Pertamina NRE juga berhasil mendapatkan beberapa penghargaan bereputasi internasional maupun nasional. Peran strategis dan sumbangsih Pertamina NRE sebagai garda terdepan transisi energi semakin diakui,” pungkas Dicky.
Baca juga: PT M27 Sinergi dengan Pemkab Jember
Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menyampaikan, bahwa kinerja gemilang Pertamina NRE menjadi wujud komitmen Pertamina mendorong transisi energi di Indonesia.
“Sebagai Leader dalam transisi energi, kami berharap pemanfaatan energi baru terbarukan dapat berdampak positif untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) dan memperbaiki kualitas udara di Indonesia,” harapnya.
Lanjutnya, sebagai Subholding Pertamina termuda yang mengemban amanah untuk mempersiapkan bisnis masa depan Pertamina, Pertamina NRE tentu menghadapi beragam tantangan. Namun, Pertamina NRE terus berkomitmen dengan terus meningkatkan produktivitas, menjalin kolaborasi yang solid dengan mitra strategis dan pemangku kepentingan.
Pertamina NRE sebagai perusahaan yang mengawal transisi energi juga berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDG’s).
Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina NRE. (*)
















