Kalau mereka bisa menikmati dan menjual bentang alam yang indah ini, maka mereka akan mendapatkan keuntungan finansial. Selain tentu saja mempertahankan dan meningkatkan kualitas hutan.
“Karena sudah banyak petani yang mulai mengelola wisata alam seperti ini, maka kami berinisiatif menyelenggarakan Festival Wisata Hutan Lampung,” terang Yanyan.
“Wisata di dalam kawasan hutan adalah wisata yang menjual tempat-tempat indah dan kualitas hutan yang masih bagus. Sehingga tentu saja harus terbatas, tidak bisa wisata massal,” pesannya.
Baca Juga : Jelajah Keindahan Bumi Perkemahan Bukit Mabar Jaya
“Kedepan mudah-mudahan kawan-kawan lebih bersemangat dengan kegiatan ini. Dan tentu akan turut serta membantu pembangunan daerah,” kata Yanyan.
Selama acara, peserta diajak melakukan aksi peduli lingkungan, forest healing, dan forest night.
















