WARTANIAGA.ID – China – BYD Sealion 08 siap meluncur pada 2 September 2026 sebagai SUV berukuran menengah hingga besar dari keluarga Ocean. Model baru ini hadir dengan pilihan teknologi BEV dan PHEV.
BYD membekali Sealion 08 dengan sejumlah teknologi terbaru. Salah satunya adalah baterai Blade generasi kedua yang dipadukan dengan teknologi pengisian cepat.
Selain itu, SUV ini membawa sistem bantuan pengemudi cerdas God’s Eye 5.0. Kehadiran teknologi tersebut memperkuat posisi Sealion 08 di tengah persaingan kendaraan listrik yang semakin ketat.
BYD Sealion 08 Hadir dalam Dua Pilihan Teknologi
BYD Sealion 08 dirancang untuk menjangkau konsumen dengan kebutuhan berbeda. Versi BEV ditujukan bagi pengguna yang mengandalkan tenaga listrik sepenuhnya.
Sementara itu, versi PHEV menawarkan kombinasi motor listrik dan mesin pembakaran internal. Pilihan ini memberi fleksibilitas lebih besar untuk perjalanan jarak jauh.
Strategi tersebut menjadi salah satu daya tarik utama Sealion 08. Konsumen tidak hanya memiliki pilihan kendaraan listrik murni, tetapi juga model hybrid dengan kemampuan berkendara menggunakan tenaga listrik.
Dari sisi desain, Sealion 08 mengambil inspirasi dari konsep Ocean S. BYD kemudian menerapkannya melalui bahasa desain yang disebut “Estetika Laut”.
Bagian depan menggunakan daytime running light berbentuk gelombang. Lampu utama dibuat terpisah dan ditempatkan secara vertikal.
Pada bagian samping, garis bodi terlihat membulat. Gagang pintu semi-tersembunyi juga memberikan tampilan yang lebih modern.
Sementara itu, bagian belakang menggunakan lampu yang saling terhubung. Desain tersebut membuat tampilan depan dan belakang terasa lebih menyatu.
Dimensi Besar dan Kabin dengan Fitur Premium
Sealion 08 memiliki dimensi yang cukup besar untuk sebuah SUV keluarga. Panjangnya mencapai 5.115 mm dengan lebar 1.999 mm.
Tingginya tercatat 1.800 mm. Adapun jarak sumbu roda mencapai 3.030 mm.
Ukuran tersebut memberikan gambaran mengenai ruang kabin yang ditawarkan. BYD juga mengembangkan interior dengan konsep kokpit melingkar yang menjadi ciri keluarga Ocean.
Bagian tengah dasbor dilengkapi layar kontrol utama model mengambang. Layar tersebut diperkirakan memiliki ukuran 15,6 inci.
Di balik kemudi terdapat kluster instrumen digital. Selain itu, BYD menyediakan layar berukuran 21,4 inci di bagian langit-langit untuk penumpang baris kedua.
Sistem hiburan juga menjadi perhatian. Sealion 08 menggunakan sistem audio Devialet dengan 25 speaker.
Tidak berhenti di sana, kabin dilengkapi kulkas, layar kontrol fungsional, serta meja lipat berukuran kecil. Fitur tersebut menunjukkan fokus BYD pada kenyamanan penumpang.
Untuk konfigurasi kursi, versi yang diperlihatkan menggunakan enam tempat duduk. Kursi baris kedua mengusung model zero-gravity.
Kursi tersebut memiliki sejumlah fitur kenyamanan. Di antaranya ventilasi, pemanas, dan fungsi pijat.
Namun, BYD juga menyiapkan konfigurasi lima tempat duduk. Dengan demikian, konsumen memiliki pilihan berdasarkan kebutuhan ruang dan kapasitas penumpang.
Performa BEV dan PHEV Sealion 08
Dari sisi teknologi, BYD Sealion 08 mengandalkan sejumlah sistem yang dikembangkan perusahaan. Mobil ini menggunakan integrasi Cell-to-Body atau CTB.
Model tersebut juga dibekali teknologi hybrid DM generasi kelima. Selain itu, terdapat kemudi roda belakang, sistem kontrol bodi cerdas DiSus-A, serta suspensi udara ruang ganda.
BYD turut menyediakan sistem pratinjau kondisi jalan. Teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan dan kemampuan kendaraan saat melaju.
Untuk versi PHEV, Sealion 08 menggunakan mesin plug-in hybrid 1,5T. Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 115 kW atau sekitar 154 hp.
BYD menyediakan dua konfigurasi motor untuk model PHEV. Versi motor tunggal menghasilkan tenaga 200 kW atau sekitar 268 hp.
Sementara itu, versi motor ganda menggunakan motor listrik di bagian depan dan belakang. Masing-masing motor menghasilkan tenaga 200 kW atau sekitar 268 hp.
Kemampuan listrik murni versi PHEV juga cukup besar. Berdasarkan standar WLTC, jaraknya mencapai sekitar 275 hingga 300 km.
Angka tersebut dapat mencapai 400 km berdasarkan standar CLTC. Perbedaan angka tersebut berasal dari metode pengujian yang digunakan.
Untuk versi BEV, BYD menawarkan tiga konfigurasi tenaga. Varian motor tunggal tersedia dengan tenaga 320 kW atau 430 hp.
Ada pula pilihan motor tunggal dengan tenaga 370 kW atau 496 hp. Sementara itu, versi motor ganda menggunakan motor depan 215 kW dan motor belakang 370 kW.
Jarak Tempuh 900 Km Jadi Daya Tarik Utama
BYD menyediakan dua pilihan kapasitas baterai berbasis teknologi LFP. Kapasitasnya mencapai 92,093 kWh dan 115,072 kWh.
Kombinasi baterai tersebut membuat kemampuan jarak tempuh menjadi salah satu keunggulan Sealion 08. Versi BEV diklaim mampu menempuh 710 km, 800 km, hingga 900 km berdasarkan standar CLTC.
Jarak tempuh hingga 900 km menjadi angka yang menarik. Terlebih, Sealion 08 berada di segmen SUV berukuran menengah hingga besar.
Kapasitas baterai yang besar menjadi salah satu faktor pendukung kemampuan tersebut. Selain itu, teknologi pengisian cepat juga menjadi bagian penting dari paket teknologi kendaraan.
BYD menggunakan baterai Blade generasi kedua pada model ini. Teknologi tersebut dipadukan dengan sistem pengisian cepat untuk mendukung kebutuhan pengguna kendaraan listrik.
Di sisi lain, kemampuan jarak tempuh bukan satu-satunya faktor yang akan menentukan penerimaan pasar. Kenyamanan, harga, infrastruktur pengisian, dan efisiensi kendaraan juga akan menjadi pertimbangan konsumen.
Peluncuran Sealion 08 Menambah Persaingan SUV Listrik
Peluncuran BYD Sealion 08 pada 2 September 2026 akan menjadi salah satu perkembangan penting bagi lini kendaraan keluarga Ocean.
Model ini membawa kombinasi desain modern, kabin berfitur lengkap, serta pilihan sistem penggerak BEV dan PHEV. Karena itu, Sealion 08 memiliki ruang untuk menyasar segmen konsumen yang lebih luas.
Klaim jarak tempuh hingga 900 km juga menjadi daya tarik tersendiri. Angka tersebut dapat menjadi nilai jual penting ketika konsumen semakin memperhatikan efisiensi dan kemudahan perjalanan jarak jauh.
Meskipun begitu, performa di atas kertas tetap perlu dilihat bersama hasil penggunaan nyata. Kondisi jalan, kecepatan, cuaca, beban kendaraan, dan pola berkendara dapat memengaruhi jarak tempuh aktual.
Sementara itu, kehadiran versi PHEV menunjukkan bahwa BYD masih melihat kebutuhan terhadap teknologi transisi. Tidak semua pengguna siap beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik.
Dengan dua pilihan sistem penggerak, teknologi baterai terbaru, serta fitur kabin yang lengkap, Sealion 08 berpotensi menjadi salah satu model yang menarik perhatian pasar SUV listrik.
Peluncuran resmi pada September mendatang akan menjadi momentum untuk melihat spesifikasi final, harga, serta strategi BYD dalam memasarkan SUV tersebut. Kehadiran Sealion 08 sekaligus memperlihatkan semakin kuatnya persaingan teknologi kendaraan listrik di pasar otomotif global.















