Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin mengapresiasi keberpihakan KKP kepada masyarakat Pulau Pasaran. Menurutnya, komitmen tersebut terlihat dari pembagunan Kalamo di wilayah yang menjadi gerbang Pulau Sumatera tersebut.
“Saya bersukur aspirasi masyarakat yang kita bahas di Komisi IV tertunaikan dengan hadirnya Kalamo (Pulau Pasaran) ini. Mari kita jaga dan rawat bersama,” kata Sudin..
Terkait Pulau Pasaran Diresmikan jadi Kalamo ini. Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi berharap keberadaan Kalamo di Pulau Pasaran bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat pesisir. Menurutnya, dengan pengelolaan kampung yang bersih akan berdampak positif bagi produk yang dihasilkan.
“Orang kalau berkunjung kesini jadi makin yakin konsumsi produk dari Pasaran, karena kampungnya bersih dan rapi. Jadi semoga Pasaran ini bisa menginspirasi,” harap Arinal.
Baca juga: Niat Puasa Senin Kamis: Bacaan Arab, Latin dan Terjemahannya
Salah satu program kerja yang dijalankan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono adalah mengubah kampung nelayan yang terkesan kumuh menjadi modern yang disebut Kampung Nelayan Modern (Kalamo).
Pilot project ini sudah dibangun di Desa Samber-Binyeri, Biak Numfor, Provinsi Papua, dan Kota Karang, Pulau Pasaran, Bandar Lampung, Provinsi Lampung.
Menteri KKP mengungkapkan, bahwa tujuan dari pembangunan Kalamo ini adalah untuk meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus mendukung kebijakan penangkapan ikan terukur.
















