Petani Kopi Lampung Mengeluh Soal Hak Cipta

Petani Kopi Lampung Mengeluh Soal Hak Cipta
Talkshow Kopi pada acara Kick Off Kopi Lampung Begawi 2022 di Graha Wangsa, Bandar Lampung, Selasa (4/10). Foto: Josua Napitupulu

WartaNiaga – Petani Kopi Lampung mengeluh soal hak cipta atas inovasi dan kreativitas intelektual mereka.

Subagiyo, seorang petani kopi dari Desa Sidokayo, Kecamatan Abung Tinggi, Lampung Utara, mengeluhkan soal Hak Kekayaan Intelektual (HaKI).

Baca Juga : Kopi Lampung Begawi 2022 di Gedung Sarinah

“Kami pelaku usaha terkendala di HaKI. Kami harap tolong diperhatikan betul masalah hak cipta,” kata dia di Graha Wangsa, Bandar Lampung, Selasa, 4 Oktober 2022.

Subagiyo menyampaikan hal itu dalam Talkshow Kopi: “Standardisasi Mutu Kopi Lampung sebagai Upaya Peningkatan Daya Saing dan Perluasan Pemasaran”.

Menurut dia, hak cipta petani kopi yang memproduksi kopi bubuk Robusta Lampung perlu dilindungi secara hukum.

“Kita takut, selaku pelaku usaha, punya kita sudah berkembang dan kita rintis dengan susah payah, pada akhirnya dipegang oleh orang lain,” ujar dia.

Menanggapi petani kopi robusta Lampung yang mengeluhkan HaKI, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Lampung, Elvira Umihanni, mengatakan pemerintah provinsi sudah memfasilitasi.

“Di Dinas Perindag, setiap tahun, sebenarnya ada fasilitasi. Sosialisasinya juga ada di kabupaten/kota,” ujar dia.

Elvira menyampaikan Pemprov Lampung memberikan dana bantuan fasilitasi untuk setiap Industri Kecil Menengah (IKM).

“Petani kopi Lampung yang terkendala hak cipta bisa mendapatkan HaKI dengan mendaftarkan merek dagang di Kanwil Kemenkumham yang beralamat di Jalan RW Monginsidi, Bandar Lampung,” jelas dia.

Pendaftaran HaKI di Kanwil Kemenkumham bisa dengan mendaftar langsung atau secara online.

“Ada biayanya memang, lebih kurang Rp500.000,” kata dia lagi.

Elvira menganjurkan para petani kopi Lampung mengeluh soal hak cipta untuk mendaftarkan produknya ke Disperindag.

“Nanti kita ikutkan di tahun depan. Karena tahun ini kita sudah lakukan sosialisasi dan fasilitasi,” ujar dia.

Elvira menyampaikan fasilitasi petani kopi yang tergabung dalam IKM kopi bubuk robusta Lampung tidak terbatas pada HaKI saja.

“Kita juga bekerja sama dengan Kanwil Kemenag untuk sertifikasi Halal, dan BPOM untuk MD-nya,” pungkas dia.

Baca Juga : Dievha Cafe Hadirkan Waralaba Es Kopi Organik

Talkshow Kopi Lampung merupakan rangkaian acara dari kick off Kopi Lampung Begawi 2022 yang dibuka oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

Sementara puncak acara berlangsung di Gedung Sarinah, Jakarta, pada 8-9 Oktober 2022.