Bareksa dan OVO Beri Apresiasi Greysia – Apriyani

Wartaniaga.id
Bareksa dan OVO Apresiasi Greysia - Apriyani dengan Tabungan Reksadana. Sumber Bareksa.com

WANI – Bareksa, marketplace finansial dan bersama OVO, salah satu platform pembayaran digital, memberikan apresiasi kepada pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii dan Apriyani Rahayu yang baru saja berjuang di Olimpiade Tokyo 2020. Apresiasi juga diberikan Bareksa bersama OVO kepada pelatih Greysia – Apriyani yakni Eng Hian.

Dikutip dari bareksa.com, Karaniya Dharmasaputra, Presiden Direktur Bareksa dan OVO mengungkapkan Bareksa dan OVO ingin memberikan apresiasi bagi Greysia Apriyani dengan membukakan tabungan investasi reksadana dengan nilai masing-masing Rp125 juta. Sementara untuk pelatih Greysia Apriyani, Eng Hian disediakan Rp50 juta.

“Kami berharap tabungan investasi reksadana tersebut dapat berbuah dan bertumbuh untuk masa depan mereka,” ujar Karaniya.

Apresiasi kepada Greysia, Apriyani dan pelatih Eng Hian secara simbolis dilakukan secara virtual pada Jumat (6/8/2021) pada acara ngobrol dengan Greysia / Apriyani tentang seputar investasi yang disiarkan secara live di Instagram, Facebook dan Youtube Bareksa.

Menurut Karaniya, pemberian apresiasi dalam bentuk tabungan reksadana karena Bareksa ingin menyampaikan pesan tentang pentingnya untuk investasi sedini mungkin termasuk bagi atlet maupun anak-anak muda agar bisa merencanakan keuangannya untuk masa depan.

“Saya harap Greysia dan Apriyani tidak hanya menjadi inspirasi dari sisi prestasi olahraga, tapi juga agar anak-anak muda melihat pentingnya investasi bagi masa depan mereka ke depan,” ungkap Karaniya.

Bentuk tabungan reksadana yang diberikan kepada Greysia dan Apriyani adalah pada produk reksadana Syailendra Pendapatan Tetap Premium dan OVO Bareksa Tunai Likuid.

Direktur PT Syailendra Capital, Hanarugama, menyatakan kedua produk tersebut bisa digunakan untuk mendukung target dan tujuan keuangan yang ingin dicapai Greysia dan Apriyani. Syailendra Pendapatan Tetap Premium atau SPTP, merupakan reksadana yang fokus investasi pada obligasi korporasi.

Komposisinya 80 persen hingga 100 persen ada di efek surat utang, 0-20 persen di efek pasar uang, serta 0-15 persen di efek ekuitas.

“SPTP dibentuk dengan tujuan untuk memberikan kinerja investasi yang aktraktif dengan volatilitas rendah untuk kebutuhan investasi jangka panjang dan menengah,” ungkap Hanarugama.

Sementara Syailendra OVO Bareksa Tunai Likuid, merupakan reksadana pasar uang. Komposisinya 100 persen di instrumen pasar uang atau obligasi yang jatuh tempo kurang 1 tahun. Performa reksadana ini cukup stabil dan minim risiko.

Reksadana ini cocok untuk semua tipe profil risiko investasi didukung dengan tingkat likuiditas yang tinggi.

“Sehingga bisa digunakan untuk dana parkir sementara sebelum menentikan investasi di mana dan juga bisa untuk mewujudkan goals dana jangka pendek maupun dana darurat,” dia menjelaskan.

Menurut Hanarugama, kisah Greysia dan Apriyani bisa menjadi contoh untuk menginspirasi anak muda agar bisa mencapai target, tujuannya serta keinginan dalam hidup. “Tidak mudah untuk mengapainya tapi dengan tekad sepenuh hati dan berusaha maka kita pasti bisa meraihnya.

Sama seperti konsep investasi di reksadana, perlu tekad sepenuh hati dan konsisten dalam berinvestasi untuk meraih kinerja dan pada akhirnya mencapai goals,” dia menambahkan.