Bukit Kendeng berada di dalam kawasan hutan Register 21. Namun dengan adanya persetujuan Perhutanan Sosial, masyarakat bisa memanfaatkan lahan hingga pemanfaatan jasa lingkungan.
Dengan fasilitas seadanya, Sutoyo berharap, pengunjung tetap bisa betah dan puas saat berkunjung.
“Harap maklum dengan kondisi jalan aspal menuju desa kami. Ditambah dengan jalur mendaki ke puncak yang lumayan curam,” ujarnya.
“Namun pengunjung bisa gunakan jasa ojek warga yang siap setiap saat. Lumayan bisa menghemat tenaga dibanding jika berjalan kaki ke atas,” imbuhnya.
Sedangkan untuk ke Air Terjun Ciupang berada sekitar 1 kilometer dari puncak Bukit Kendeng. Pengunjung bisa berjalan kaki sejauh sekitar 300 meter dari area parkir motor air terjun.
“Menuju Air Terjun Ciupang, dari parkiran motor bisa berjalan kaki santai. Jalurnya tidak terlalu sulit. Bisa dijangkau wisatawan berbagai kalangan,” Sutoyo menjelaskan.
“Air terjunnya indah, memiliki 2 tingkatan. Tinggi totalnya mungkin mencapai 50 meter,” kata Sutoyo.
















